PRAKTIKUM 1 — FRAMEWORK LARAVEL

Membangun Aplikasi Web
dengan Routing & MVC

Laporan resmi praktikum — Instalasi, struktur proyek, dan implementasi routing dasar menggunakan Laravel, Composer, dan Artisan Console.

2026 Laravel 11 MVC Architecture
00

Pendahuluan & Tujuan

Pendahuluan

Laravel merupakan salah satu framework PHP berbasis open-source paling populer saat ini. Dikembangkan oleh Taylor Otwell, framework ini menggunakan arsitektur MVC (Model-View-Controller) yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pengembang melalui sintaks yang ekspresif dan elegan. Praktikum ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar dalam mempersiapkan lingkungan pengembangan hingga menjalankan aplikasi web sederhana menggunakan Laravel.

Tujuan Praktikum

  • Memahami prosedur instalasi dan inisialisasi proyek baru menggunakan Laravel.
  • Mengenal struktur direktori serta komponen utama dalam ekosistem Laravel.
  • Mengimplementasikan konsep routing dasar untuk membangun interaksi sederhana pada aplikasi web.
01

Lingkungan Pengembangan

Tools & Teknologi

XAMPP (Apache & MySQL)
PHP 8.4.x
Node.js
Composer 2.9.x
VS Code
Git
Seluruh tools telah terkonfigurasi dan diverifikasi melalui terminal.
02

Metodologi & Implementasi

1

Persiapan & Verifikasi Sistem

Memastikan seluruh perangkat lunak pendukung telah terkonfigurasi dengan benar melalui terminal. Perintah yang digunakan meliputi pengecekan versi PHP, Composer, dan Node.js untuk kompatibilitas Laravel versi terbaru.

php -v && composer -v && node -v
Verifikasi versi
image1.png — Verifikasi versi PHP, Composer, Node.js Menampilkan output keberhasilan versi di terminal
2

Inisialisasi Proyek (Scaffolding)

Pembuatan proyek dengan Composer: composer create-project laravel/laravel pratikum1. Proses otomatis mengunduh dependensi dan membentuk struktur folder Laravel. Selanjutnya konfigurasi aset front-end: npm install && npm run build.

composer create-project laravel/laravel pratikum1 cd pratikum1 && npm install && npm run build
Composer output Scaffolding
image2.png — Proses scaffolding Laravel & download vendor
npm build assets npm build
image3.png — Instalasi dependensi Node & build Vite
3

Eksekusi Server Lokal (Artisan)

Aplikasi dijalankan melalui Artisan Console. Perintah php artisan serve akan mengalokasikan alamat IP lokal http://127.0.0.1:8000 sebagai jalur akses aplikasi melalui peramban web.

php artisan serve
serve
image4.png — Menjalankan server development Laravel
localhost
image5.png — Server started on http://127.0.0.1:8000
Terminal response log
image6.png — Log aktivitas server & request handling
Browser view welcome
image7.png — Halaman welcome Laravel default

Tampilan awal Laravel muncul di browser setelah mengikuti link. Selanjutnya mencoba membuat mekanisme routing.

4

Implementasi Mekanisme Routing

Modifikasi berkas routes/web.php. Menambahkan route untuk memetakan URL tertentu ke fungsi kembalian sederhana. Buka proyek di VS Code: code .

code . vscode
image8.png — Buka proyek menggunakan VS Code dari terminal
routes/web.php web.php
image9.png — Lokasi file routing di struktur direktori Laravel

Kode route yang ditambahkan:

// routes/web.php Route::get('/halo', function () { return 'Halo, ini halaman routing pertama dari Laravel! ✨'; }); // Alternatif route /helo sesuai praktikum Route::get('/helo', fn() => 'Selamat datang di routing Laravel!');
Input kode code
image10.png — Penambahan route /halo di dalam web.php
Hasil browser browser
image11.png — http://localhost:8000/halo menampilkan teks
Hasil pengujian — Sistem merespons permintaan pada jalur /halo dan /helo dengan output teks akurat di layar pengguna. Routing dasar berhasil diimplementasikan!
Setiap route yang didefinisikan di web.php dapat langsung diakses via browser. Laravel secara otomatis memetakan request ke callback function.
03

Kesimpulan

Ringkasan

Praktikum ini berhasil membuktikan bahwa Laravel memberikan kemudahan dalam manajemen proyek web melalui fitur-fitur otomatisasinya. Pemahaman mengenai alur kerja Artisan dan struktur routing merupakan fondasi krusial untuk melangkah ke tahap pengembangan aplikasi yang lebih kompleks, seperti integrasi database menggunakan Eloquent ORM.

Repository GitHub